Selamat Datang di Ara Story

Sebuah blog personal yang berisikan cerpen, Flashfiction, Riddle, Puisi, review dari hal yang saya suka dan beberapa karya fiksi lainnya yang ditulis langsung oleh saya sendiri. Semua karya bisa kalian lihat di, Daftar isi


Ikuti blog ini untuk update postingan terbaru. Setiap postingan sudah terjadwal dan bisa dilihat di sini, Jadwal update blog Ara story.


Berikut ini beberapa karyaku

- Antologi Pertamaku
- 13 Geist
- Reminisce
- BoR 5

Tuesday, December 22, 2015

// // 30 komentar

Riddle #30 - Aku Adalah?

Ini adalah sebuah riddle,  jawab ya
Riddle #30 - Aku adalah?

aku adalah
source: http://wonderingfair.com/2011/07/22/who-am-i/


Aku ada  di air  tapi  tak ada di laut

Aku ada di api juga di langit

Aku tak akan ada di tanah

 selalu berada diujung hari

Diriku hanya memiliki kepala dan tubuh.
Baca selengkapnya
Blogger Widgets

Saturday, December 19, 2015

// // 24 komentar

Wattpad Kecolongan

Hallo,  adakah dari kalian yang menulis cerita  dan update tulisan di wattpad?

Kalau ada mungkin sudah tahu ya kabar soal ini. Tentang banyak cerita yang ada di wattpad sudah di copy paste  dan di upload ulang di website lain.  Yap,  wattpad kecolongan.

Saya sendiri baru tahu kabar soal ini kemarin dari grup yang saya ikuti. Salah seorang teman sesama penulis di sana ngasih kabar itu, saya sendiri baru bisa memastikannya tadi pagi setelah online di laptop.

Dan bener aja,  cerita saya beneran di copy paste di sana.  Bukan hanya cerita saya, cerita milik teman lainnya dalam grup dan banyak cerita penulis wattpad lain yang ikut di copy dalam website tersebut. Berikut ini penampakan dan buktinya.

kiri  dari wattpad  kanan  dari website  yg copas.
Judulnya sama, covernya sama,  bahkan apa yang tertulis  termasuk nama pengarangnya pun sama.

Saya nggak ngerti apa maksud pembuat website ini  yang jelas rasanya jengah banget  kalau  hasil karya  kita  diambil dan dipublis tanpa izin terlebih dahulu.

bukti lain.












Apa yang tertulis benar-benar sama.

Ini bukti cerita lain yang di copy dari wattpad.

dari wattpad

dari web copas


---------------------------------------------------------------------------------------------------
dari web copas


dari wattpad.



Semuanya sama  baik judul, cerita,  bahkan nama pengarang.  Entah apa tujuannya  yang jelas ini sangat meresahkan.

Sampai saat ini website tersebut masih update terus dengan cerita-cerita baru. Entah bagaimana dia melakukannya  sampai bisa mengcopy cerita yang ada di wattpad.   Wattpad ini termasuk situs besar loh, yang sudah pasti  punya pengamanan sendiri terhadap  orang-orang yang suka  copas cerita.

Yang saya denger sih,  katanya  wattpad sempat maintance dan mengubah pengaturannya hanya bisa di read only.  Ya semoga saja  pihak wattpad bisa mengatasi masalah ini.

Saya sebagai salah satu penulis yang karyanya di copas  hanya bisa melapor saja ke pihak wattpad dan menunggu mereka mengatasi masalah itu.
Baca selengkapnya
// // 9 komentar

Jawaban riddle #29 - Kemalingan

Hallo.

Selamat siang.

Udah pada baca riddle  #29 kan. Yang belum  baca  dulu deh biar paham maksud jawaban riddle ini.
Riddle #29.

Nah  untuk riddle  film horor  itu,  beginilah maksudnya.

Si Aku  itu  habis kemalingan.  Yap, itulah jawabannya.

kemalingan
source: bacadata.com


Alasan kenapa dia bisa di rumah sakit itu karena dibuat pingsan oleh si pencuri. Suara berisik di rumahnya juga padamnya lampu, semua ulah si pencuri yang masuk ke rumah. Karena memang gelap makanya si aku ngelihat  mereka itu sebagai bayangan hitam.

Dia kemalingan juga sudah dijelaskannya dari kalimat terakhir.  sepertinya aku tak akan menonton film horor lagi.  Sudah jelas karena  d tv nya itu sudah nggak ada alias  sudah dicuri.


Baca selengkapnya

Monday, December 14, 2015

// // 31 komentar

Riddle #29 - Film Horor


 Riddle #29 - Film Horor
riddle #29 - film horor
source: gosocio.co.id
Aku ini seorang yang penakut, tapi malam itu aku memutuskan untuk menonton film horor sendirian di rumah. Saat aku menonton terdengar suara aneh dari seng di atap rumahku  dan suara-suara lainnya dari belakang rumah.  Saat itu aku merasa merinding. Lalu tiba-tiba semua lampu di rumahku mati  hingga membuatku ketakutan. Dalam ketakutan itu aku merasa melihat sesuatu di dalam rumahku. Bayangan serba hitam yang membuat aku pingsan.

Aku bangun keesokan paginya dan sudah berada di rumah sakit  dengan para tetangga  berdiri di sampingku. Para tetanggaku  menjelasakan semuanya padaku.  Syukurlah  keadaanku baik-baik saja tapi sepertinya aku tidak akan menonton  film horor lagi.

Baca jawabannya di sini,  jawaban riddle #29.
Baca selengkapnya

Sunday, December 13, 2015

// // 32 komentar

Jawaban Riddle #28

Hallo semua.

Ini udah hari minggu ya.  Wah terlewat nih.   Harusnya  saya posting jawaban  riddle  hari sabtu kemarin.  Tapi  kelupaan  hahaha

Langsung aja ya,  simak penjelasan  saya

Untuk jawabannya sih mudah.  Si Arie  ini adalah selingkuhan.  Bukan hanya Arie  tapi  juga para tetangga  lainnya.  Karena  itulah Arie  ketakutan.  Dia takut dibunuh  gitu sama  si suami  yang marah.

selingkuh
selingkuh

Ngomongin soal selingkuh...  pastinya sakit ya kalau mengalamin hal yang kayak  gitu.  Nggak jarang juga  rasa sakit  itu  berubah  jadi dendam dan sebagainya   hingga akhirnya  berujung pada tindakan yang membuat penyesalan.  Kada  ada aja kan berita-berita  saat orang dibakar api cemburu karena  pasangan selingkuh akhirnya  berbuat  kriminal.

Jadi  hati-hati.  Kalau bisa setia, untuk apalagi  selingkuh.  Setia  emang berat  tapi  selingkuh jauh lebih berat  karena di dalamnya terdapat  kebohongan, dusta, dan perasaan-perasaan lainnya  yang akan terus bertambah  semakin lama hubungan itu berjalan.
Baca selengkapnya

Saturday, December 12, 2015

// // 15 komentar

Penyesalanku Untuk Fira

Kemarin saya posting  tulisan saya  yang rencananya mau diikutkan dalam nulis bareng blogger energy.  Yang kemarin itu  yang sudah saya  edit.  Ada satu lagi tulisan yang lain  dan  yang ini tulisan asli tanpa saya edit.

Silahkan baca.

==============================================================
penyesalanku untuk fira
source: gosocio.co.id



“Ki, tolong stop Ki. Jangan gini.”

“Kenapa Fir? Apa salahnya? Aku cinta sama kamu Fir.”

Aku memeluk erat tubuh mungil Fira, aku rangkul dia hingga aku rasa tak ingin melepaskannya. Setan apa yang menguasaiku, hingga aku tak bisa mengendalikan diriku lagi.

“Fira.”

Aku menatap matanya, lalu bibir kami mulai bersentuhan. Sebuah ciuman biasa yang berlangsung cukup lama sampai aku mulai memainkan lidahku. Tak ada penolakan darinya, membuat tangan nakalku mulai aktif untuk mencari permainannya sendiri. Merangkak dan mengelus tubuh mungilnya, kemudian sampai ke salah satu wilayah yang paling menyenangkan menurut semua pria.

Aku bisa merasakannya perasaan basah dari bibirku juga perasaan hangat  dari dua gumpalan daging yang dirasakan oleh kedua tanganku. Aku tahu ini bukan hal yang baik. Bisa saja orang-orang melihat aku dan Fira yang seperti ini. Lalu mereka akan berteriak  dan mendobrak masuk pintu yang aku tahu tidak terkunci. Tapi perasaan menyenangkan ini jauh lebih kuat hingga mengaburkan pikiran warasku.

“Untuk apa lagi Fir berharap sama dia. Di sini ada aku yang cinta sama kamu.”

Untuk sesaat aku lepaskan ciumanku, berbicara untuk meyakinkan Fira tentang perasaanku. Dia hanya diam dengan pandangan mata yang seperti mengharapkan sesuatu dariku. Pikiranku ini busuk, melihat itu sebagai sebuah kesempatan. Tak puas hanya dengan wilayah atas dari tubuh Fira, tangan ini mulai menjalar ke bagian paling intim darinya.

Tak butuh waktu yang lama bagi tanganku untuk masuk ke paling sakral itu. Jari-jariku mulai berekrasi di wilayah tersebut sampai akhirnya menemukan tempat yang paling tepat. Penuh kehangatan dan sedikit lembab yang langsung membuat otakku berpikir, “aku tak akan melepaskanmu.”

Aku ingin membuka pertahanan yang menyembunyikan wilayah itu dariku. Namun dua buah tangan kecil menekan lalu mendorong tubuhku menjauh darinya.

“Maaf Ki, aku nggak bisa.”

Fira, dia menolakku.

“Aku nggak bisa Ki. Perasaanku jauh lebih besar ke dia. Apapun masalahnya, aku akan tetap cinta sama dia.”

Fira, dia berdiri. Mengambil semua barangnya yang ada di lantai. Tas, handphone, dia ambil lalu melangkah ke luar dari rumahku. Aku memanggilnya, memegang tangannya mencoba untuk membuat dia sedikit lebih lama di rumahku.

“Fira...  tunggu Fir. Fira.”

“Maaf Ki, aku harus pulang sekarang.”

“Sorry Fir,  aku nggak bermaksud buat-”

“Sudah Ki, sudah. Maaf tapi aku mau pulang.”

Seperti itulah, dia pergi. Tinggal aku yang entah menyesali perbuatanku atau malah menyesali dia pergi hingga membuat hal itu tak terjadi.

Namaku Rizki, aku tahu aku cowok busuk, brengsek dan punya pikiran kotor. Aku nggak akan mengelak soal itu apalagi setelah kalian membaca cerita di atas.

Dia Fira, seseorang yang aku kenal tanpa sengaja dari facebook. Walau dari facebook, tapi aku kenal dia sudah 2 tahunan lebih  dan sudah beberapa kali kami bertemu dan nonton bareng. Awalnya hubungan kami biasa hanya sebatas teman yang sering ketemu diakhir pekan. Tapi aku merasa nyaman padanya hingga muncul perasaan yang lebih kepada Fira. Aku nggak tahu tentang gimana perasaan dia kepadaku. Tapi sejak kami cukup sering ketemu, aku langsung menargetkan dia  sebagai calon pacar. Artinya dia gebetan yang sedang kuincar agar bisa menjalin kasih.

Tapi hal itu nggak gampang, setelah cukup lama kami saling kenal. Dia mulai terbuka kepadaku. Dia mulai bercerita tentang masalahnya kerjaan, keluarga sampai tentang  pacarnya.  Iya, aku baru tahu dia sudah punya pacar saat dia cerita masalah yang dia hadapi.

“Jadi gimana nih, Ki.  Ada solusi nggak ya buat aku sama dia.”

“Entahlah Fir, aku juga nggak tahu.”

Saat itu dia sedang bercerita masalah dia dan pacarnya, aku merasa sakit setelah tahu tentang hal itu. Aku cemburu dan ingin rasanya membuat mereka putus. Tapi itu nggak gampang, karena aku tahu Fira sudah cinta mati sama pacarnya. Meski dia sedang ada masalah, Fira tetap nggak mau putus sama pacarnya itu. Padahal masalah yang dia hadapi itu bukan masalah kecil.

“Kenapa nggak diputusin aja sih Fir? Dia nggak baik buat kamu.”

“Aku tahu Ki. Tapi mau gimana lagi, aku cinta sama dia.”

“Cinta Fir? Tapi kamu juga harusnya mikir, kalian berdua itu nggak seharusnya jalin hubungan. Kalian itu harusnya putus aja,  masih banyak cowok  yang baik untuk kamu Fir.”

Masalah Fira itu cukup mudah diselesaikan kalau saja Fira mau putus dan nggak berusaha bertahan sama pacarnya.  Tapi sayang dia tetap nggak mau mendengar ucapanku. Fira lebih memilih untuk tetap bertahan walau hatinya itu sakit.

Fira, dia menjalin hubungan asmara dengan seorang pria yang sudah beristri. Dia tahu akan hal itu, bahkan sejak awal mereka berhubungan. Tapi cinta sudah membutakan, Fira tetap menjalani hubungan itu seperti tak ada  masalah.

Setiap aku dan Fira bertemu, terkadang kami membahas masalah yang dia hadapi. Entah sudah berapa kali aku meminta dia untuk putus.

“Fira, lebih baik kau sudahi aja hubungan dengan cowok itu.  Dia Cuma mau mainin kamu aja.”

“Nggak Ki, aku tahu dia serius sama aku.”

“Buktinya mana? Dia itu udah nikah Fir, dia itu punya istri. Kamu harusnya sadar.”

“Tapi dia bilang dia mau cerai, Ki.”

“Dia bilang akan segera nikahin aku setelah dia cerai dari istrinya. Dia itu nggak bahagia sama istrinya, Ki.  Makanya dia memilih aku, aku juga udah netapin hati aku buat dia.”

Aku ingat saat itu Fira sedikit membentakku, mungkin kesal dengan ucapanku yang selalu meminta dia putus.

“Fir, kamu sebelumnya ceritakan sama aku istrinya dia lagi hamil sekarang.”

“Iya, istrinya hamil. Tapi dia bilang dia akan tetap cerai sama istrinya, Ki.”

“Yang bener aja Fir. Istrinya hamil, dia nggak bisa cerai sama istrinya. Lagipula itu berarti dia bahagia sama hubungan dia dengan istrinya itu.”

“Nggak Ki. Dia bilang dia akan tetap cerai. Setelah bayinya lahir baru dia akan cerai.”

“Jadi kamu mau nunggu Fir”

“Iya, Ki. Aku mau nunggu.”

“Mau berapa lama, Fir? Setahun, dua tahun, atau kamu mau nunggu dia selamanya.  Mikir Fira, kau itu cantik. Banyak cowok yang pastinya cinta sama kamu.”

Aku sama Fira itu udah terasa sangat dekat,  jadi mungkin karena itulah dia sering curhat soal masalahnya. Aku juga kadang sering curhat ke dia soal masalahku. Bisa dibilang hubungan kami itu terasa nyaman walau bukan sepasang kekasih. Aku selalu punya waktu untuk mendengar curhatannya. Aku nggak pernah ngungkapin perasaan aku ke dia. Karena aku tahu jika aku ngungkapin perasaan aku, hubungan kami pasti akan terasa beda.

Setelah Fira bercerita soal istri pacarnya yang sekarang hamil, Fira mulai sulit untuk aku hubungi.  Baik pesanku di FB maupun sms tak pernah dia balas. Aku tahu, dia sudah mulai menjauh. Mungkin karena nasihat yang selalu aku berikan agar mereka putus. Padahal itu sebuah saran yang baik untunya, tapi dia nggak pernah mau mendengarkan.

Hubungan kami mulai renggang dengan sendirinya. Walau masih ketemuan tapi itu cukup jarang dan Fira pun tidak pernah lagi membahas masalahnya itu. Dia seperti mengalihkan masalah itu ke hal lain meski aku menanyakan soal itu.

Lama masalah itu berlarut-larut  dan tak kami bahas lagi sampai akhirnya Fira tiba-tiba datang ke rumahku. Tanpa mengabari lewat sms ataupun telpon, Fira sudah ada di depan rumahku. Aku lihat matanya sedikit merah, entah apa yang terjadi aku langsung minta dia untuk masuk ke rumah.

Dia lalu menangis di dalam rumah.

“Kamu kenapa nangis gitu, Fir?”

“Dia, Ki. Cowok aku itu bilang dia nggak jadi untuk cerai.”

Aku terdiam, aku sudah merasa ini pasti terjadi sejak pertama Fira cerita tentang pacarnya yang sudah menikah itu. Aku yakin saat ini Fira nangis karena sudah putus dengan pacarnya itu. Atau bisa jadi karena pacarnya itu ingin mengakhiri semua hubungan yang sudah mereka jalani. Namun ternyata aku salah.

“Dia tetap mau jalin hubungan sama aku, Ki. Aku bilang nggak mau, aku nggak mau Cuma sebatas itu. Aku minta dia untuk cerai supaya kami bisa nikah.”

“Jadi dia nggak mau ngelepasin kamu ataupun istrinya.”

“Iya, Ki. Aku bingung sekarang. Aku harus gimana, aku cinta banget sama dia  tapi nggak mungkin gini terus.”

Fira saat itu menangis, cukup sedih untuk melihatnya  seperti itu. Tapi apa dayaku, aku nggak bisa ngomong dan nasehatin dia. Aku hanya bisa nunggu sampai Fira merasa tenang.

Cukup lama, sampai Fira akhirnya berhenti untuk menangis dan mulai bisa untuk diajak mengobrol seperti biasa. Dan disitulah aku mengambil kesempatan untuk mengubah pikiran Fira tentang cowok itu.  Mengambil kesempatan untuk mengungkapkan perasaanku kepadanya.

“Fira, sebenernya aku cinta sama kamu. Tapi aku nggak pernah ngungkapinnya selama ini.”

Orang bilang saat cewek sedang sedih itu adalah kesempatan bagus untuk mengambil hatinnya. Hati yang rapuh oleh pacarnya bisa cukup mudah untuk didapatkan.  Aku tahu itu, dan mulai mengungkapkan isi hatiku ke dia.

“Daripada kamu terus-terusan sakit sama dia. Kenapa nggak nyoba untuk ngerasa bahagia sama aku, Fir.”

Aku tahu aku pasti bisa mendapatkan hatinya. Aku sangat yakin soal itu. Tapi setan sudah menguasi hatiku terlebih dahulu. Aku nggak perlu menjelaskan lagi apa yang terjadi selanjutnya karena bisa di baca di awal cerita. Ya, aku terbius untuk memiliki Fira bukan hanya cinta dan hatinya. Aku mengambil kesempatan itu untuk mendapatkan semuanya dari dia.

Setelah kejadian adegan mesra antara aku dan Fira, dia benar-benar menghilang. Aku nggak bisa lagi menghubunginya, SMS atau telpon hanya percuma.  Facebooknya sendiri juga entah kenapa menghilang. 

Aku tahu ini salahku sendiri, dan aku mulai merasa bersalah.

Bila diingat, sudah satu tahun lebih sejak kejadian di rumahku itu. Fira menghilang, semua karena kelakuan bejatku. Aku harusnya bisa menahan diriku, tapi memang otakku ini sudah teracuni oleh hal kotor.

Fira, andainya kami bisa bertemu lagi atau suatu saat nanti dia datang kepadaku untuk sebuah saran dan curhatan. Hal pertama yang akan kulakukan adalah meminta maaf untuk kesalahan waktu itu. Karena kejadian itu adalah penyesalanku sampai saat ini, jadi aku akan senang jika Fira memaafkanku.

-END-

Baca selengkapnya

Friday, December 11, 2015

// // 16 komentar

Teman Atau ...

Halo  update lagi nih hari ini.  Kali ini postnya tentang Baper.
Yup,  sebenarnya tulisan ini buat ikutan  Nulis bareng blogger energy  kemarin.  Cuma sayangnya musti diedit dan  ditulis ulang.  Tapi  karena saya sedikit sibuk akhirnya  nggak bisa saya kirim  jadilah  saya post  aja  di sini.

Silahkan baca ya.

=========================================================================



“Aku harap kita jadi temen aja ya.”

Hayo bagi para cowok. Udah berapa kali denger kata itu dari para mantannya. Kalau saya sih udah cukup banyak. Ada 3 lah yang bilang gitu.

Banyak kan?

Gini-gini saya juga punya mantan.  Mereka itu pernah jadi seseorang yang paling bisa bikin saya bahagia. Tapi sayangnya itu dulu, begitu mereka jadi mantan semuanya jadi biasa aja.

Saat para cewek bilang perkataan ini, rasanya pasti sakit ya.  Karena pastinya,  menjadi teman setelah jadi mantan itu nggak akan mungkin terjadi.  Mustahil. Kata teman yang mereka ucapkan seperti air garam yang menyirami luka.  Sakit. Karena pada kenyataannya, mereka para cewek akan menghilang gitu aja tanpa kabar setelah bilang hal yang kayak gitu.

Ngomongin soal itu, salah satu mantan saya yang namanya Eny (Disamarkan) pernah bilang gitu. Waktu itu saya sih percaya kalau saya sama dia itu bakal tetap jadi teman. Ya itung-itung kalau tetap jadi teman kali aja gitu  dia khilaf  terus mau lagi jadi pacar saya.  Tapi sayangya itu nggak pernah terjadi. Walau rumah kami cukup dekat sayangnya kami nggak pernah ketemu lagi. Lagian dia juga pasti sibuk  dan saya juga sibuk.
Yang bikin saya jadi galau, dia itu cewek paling lama pacaran sama saya. Terus sebelum pacaran juga saya  bikin kayak deadline buat dia. Saya akan nembak dia langsung setelah saya dapet pekerjaan. Yap, saya nembak dia lewat sms, dan butuh waktu sekitar 5 bulan  untuk saya sampai bisa nembak dia langsung.   

Bersyukurnya, dia waktu itu sabar nunggu saya dapet pekerjaan agar bisa nembak dia langsung.  Dan waktu itu saya nembak dia di deket rumahnya.

Duh, inget-inget kenangan dulu bikin saya jadi kangen sama dia.  Dah, baper nih kalau mikirin dia terus. Lewatin aja ya bagian dimana saya dan dia itu jalin hubungan. Takutnya nih tulisan nggak bakal selesai.  Kita sambungin aja langsung ke bagian kami akhirnya putus.

Hiks...hiks   jadi galau beneran nih  habis ini.

Nah bagian selanjutnya itu, dia mulai susah buat dihubungin.  Seminggu diawal sih  iya, dia masih bales sms dan kayak masih akrab. Tapi setelahnya mulai deh dia susah banget dihubungin. Saya inget banget dua tahun lebih lah sejak putus 2013 kemarin.

Beberapa waktu yang lalu sekitar bulan agustus tahun kemarin, saya mulai iseng deh buat ngehubungin dia lagi. Saya mulai deh ngirim sms dia lewat FB. Dan tahu, butuh waktu semaleman sampai akhirnya dia bales pesan dari saya.

“Septa ya, pa kabar.” Gitulah isi pesan yang dia kirim.

Bisa tahulah gimana perasaan saya waktu itu pas dia bales pesan yang dia kirim. Seneng banget. Nggak butuh waktu lama, dia mulai ngirim pesan lagi.

‘Sep, kamu sibuk nggak

Kalau nggak sibuk, bisa bantuin aku nggak.’

Begitulah, dia minta bantuan gitu sama saya. Soal bantuannya nggak akan saya bilang  tapi yang pasti waktu itu penting banget buat dia. Saya sih nganggep itu sebagai kesempatan biar bisa deket lagi sama dia. Ya, dan akhirnya saya bantuin dia tapi sayangnya saya nggak bisa bantu banyak.

“Maaf ya, aku nggak bisa bantu lagi kalau soal itu.”

“Ya, ya udah gpp deh.”

Dan begitulah semuanya berakhir. Setelah saya bilang nggak bisa bantuin dia lagi, dia off dari fb  terus nggak pernah ngehubungin lagi  walau saya udah ngirim pesan terus ke dia. Dari situlah saya mulai sadar,  orang yang pacaran itu nggak mungkin lagi jadi teman setelah putus.

Saya juga mulai nginget lagi ucapan dia yang bilang mau tetap temanan.

“Katanya walau putus  harus tetap jadi temen.  Tapi sekian lama dia baru bisa dihubungin karena mau minta bantuan. Ini aku jadi temannya atau apa sih.” Ucap saya waktu.

Buat kalian ya yang punya mantan atau baru putus.  Coba deh jangan berharap banyak sama ucapan cewek yang pas putus bilang mau temenan aja. Kali aja itu Cuma ucapan buat ngehibur biar nggak terlalu sedih sehabis diputusin.


Sekian.  Sampai ketemu di postingan selanjutnya.
Baca selengkapnya
Back to top